400-499

Client error responses

Kode status HTTP dalam rentang 400 hingga 499 adalah kode kesalahan klien. Kode-kode ini digunakan oleh server untuk memberi tahu klien bahwa permintaan gagal karena kesalahan dari klien. Permintaan itu sendiri tidak valid atau klien tidak memiliki izin yang diperlukan untuk mengakses sumber daya yang diminta. Mereka sering digunakan oleh aplikasi web dan API untuk menunjukkan masalah dengan pemrosesan permintaan. Penting untuk dicatat bahwa beberapa kode ini juga dapat membantu klien mendiagnosis dan memperbaiki kesalahan. Misalnya, kode 400 menunjukkan bahwa permintaan klien mengalami kesalahan dan dapat membantu klien menentukan penyebab kesalahan. Kode 401 menunjukkan kepada klien bahwa otentikasi diperlukan untuk mengakses sumber daya yang diminta, sedangkan kode 403 menunjukkan bahwa klien tidak memiliki izin untuk mengakses sumber daya.

<400/> Bad Request

Permintaan tidak valid
Resmi Kode sub-status

<401/> Unauthorized

Permintaan tersebut tidak sah
Resmi Kode sub-status

<402/> Payment Required

diperlukan pembayaran
Resmi

<403/> Forbidden

Permintaan ini tidak diperbolehkan
Resmi Kode sub-status

<404/> Not Found

Server web tidak dapat menemukan sumber daya yang diminta
Resmi Kode sub-status

<405/> Method Not Allowed

Metode yang digunakan untuk permintaan tidak diperbolehkan
Resmi Kode sub-status

<406/> Not Acceptable

Agen pengguna tidak memiliki representasi yang diterima
Resmi Kode sub-status

<407/> Proxy Authentication Required

Otentikasi dengan proxy diperlukan
Resmi

<408/> Request Timeout

Waktu untuk permintaan telah berakhir
Resmi

<409/> Conflict

Ada konflik dalam kondisi Ressouce saat ini
Resmi

<410/> Gone

Sumber daya tidak lagi tersedia secara permanen dan mungkin telah dihapus
Resmi

<411/> Length Required

Permintaan tidak diproses karena panjang konten sudah diperkirakan.
Resmi

<412/> Precondition Failed

Pra-kondisi tidak memuaskan, permintaan tidak berhasil
Resmi Kode sub-status

<413/> Payload Too Large

Muatan terlalu besar untuk server
Resmi

<414/> URI Too Long

URL terlalu panjang, server tidak siap untuk mengevaluasinya
Resmi

<415/> Unsupported Media Type

Format muatan tidak tersedia untuk ressouce
Resmi

<416/> Range Not Satisfiable

Area yang diminta tidak dapat disediakan
Resmi

<417/> Expectation Failed

Harapan tidak dapat dipenuhi
Resmi

<418/> I'm a teapot

Kopi tidak bisa dibuat dengan teko
Resmi

<421/> Misdirected Request

Permintaan salah alamat
Resmi

<422/> Unprocessable Content

Karena kesalahan semantik, permintaan tidak dapat diproses.
Resmi

<423/> Locked

Ressouce terkunci
Resmi

<424/> Failed Dependency

Tidak ada ketergantungan yang sangat diperlukan
Resmi

<425/> Too Early

Server belum mau memproses permintaan
Resmi

<426/> Upgrade Required

Diperlukan peningkatan protokol
Resmi

<428/> Precondition Required

Diperlukan prasyarat untuk memproses permintaan
Resmi

<429/> Too Many Requests

Server menerima terlalu banyak permintaan
Resmi

<431/> Request Header Fields Too Large

Header permintaan terlalu besar
Resmi

<440/> Login Time-out

sesi HTTP klien telah kedaluwarsa dan mereka harus masuk lagi
Tidak resmi (Microsoft Internet Information Services)

<444/> No Response

Digunakan secara internal untuk menginstruksikan server agar tidak mengembalikan informasi apa pun kepada klien dan segera menutup koneksi
Tidak resmi (nginx)

<449/> Retry With

Kode status menunjukkan bahwa permintaan tidak dapat dipenuhi karena klien belum memberikan informasi yang cukup
Tidak resmi (Microsoft Internet Information Services)

<451/> Unavailable For Legal Reasons

Karena alasan hukum, permintaan tersebut telah ditolak
Resmi

<451/> Redirect

kotak surat pengguna tidak dapat dihubungi
Tidak resmi (Microsoft Internet Information Services)

<494/> Request header too large

Klien mengirim permintaan HTTP yang terlalu besar atau header HTTP yang dikirimkan terlalu panjang.
Tidak resmi (nginx)

<495/> SSL Certificate Error

Terjadi kesalahan saat memeriksa sertifikat klien
Tidak resmi (nginx)

<496/> SSL Certificate Required

Permintaan yang tidak mengandung sertifikat SSL, meskipun diperlukan
Tidak resmi (nginx)

<497/> HTTP Request Sent to HTTPS Port

permintaan HTTP biasa dikirim ke port HTTPS
Tidak resmi (nginx)

<499/> Client Closed Request

klien menutup permintaan sebelum server dapat mengirim respons
Tidak resmi (nginx)